Tujuan Manajemen Resiko

id - Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed sit amet lectus in erat suscipit ornare eget quis magna. Integer elementum sagittis ipsum cursus interdum.

Icon Tujuan

Melindungi Perseroan dari risiko yang signifikan yang berpotensi menghalangi pencapaian tujuan Perseroan

Icon Tujuan

Memberikan kerangka kerja manajemen risiko yang konsisten dan sistematis (identifikasi, analisa, evaluasi, kelola, monitoring dan pelaporan) atas risiko-risiko yang dihadapi Perseroan

Icon Tujuan

Mendorong manajemen untuk menciptakan budaya mengelola risiko dan kehati-hatian dalam pengambilan keputusan yang tepat di seluruh lini organisasi

Icon Tujuan

Membantu manajemen meningkatkan nilai perusahaan melalui penyajian informasi berdasar tingkat risiko yang berguna bagi pengembangan strategi dan perbaikan proses bisnis

Kerangka

Kerangka Manajemen

id - Curabitur sit amet ipsum ut metus malesuada bibendum. Vivamus ut felis urna. Vivamus aliquet tortor tempor viverra luctus. Interdum et malesuada fames ac ante ipsum primis in faucibus. Aenean vel arcu et felis fermentum ullamcorper. Ut at dui ultricies, iaculis tortor vel, eleifend tellus. Proin at hendrerit augue. Vestibulum convallis nibh augue, a lobortis felis venenatis et. Aliquam a ultrices massa. Phasellus varius, velit non laoreet aliquam, dolor ipsum ultricies odio, laoreet posuere neque elit sed

Prinsip Manajemen Risiko

Perseroan berkomitmen untuk melaksanakan prinsip-prinsip manajemen risiko berikut:

  • Menciptakan nilai tambah
  • Bagian integral dari proses organisasi
  • Bagian dari pengambilan keputusan
  • Secara khusus mengantisipasi ketidakpastian
  • Bersifat sistematis, terstruktur dan tepat waktu
  • Berdasarkan informasi terbaik yang tersedia
  • Disusun berdasarkan kebutuhan
  • Memperhitungkan faktor manusia dan budaya
  • Bersifat transparan dan inklusif
  • Bersifat dinamis, iterative dan responsive terhadap perubahan
  • Memfasilitasi perbaikan dan pengembangan berkelanjut
Images

Proses

Proses manajemen risiko merupakan cara sistematis untuk menentukan konteks yang meliputi konteks strategis, organisasi, manajemen risiko, pengembangan kriteria dan struktur kebijakan. Melalui konteks yang sudah ditetapkan, setiap unit bisnis pemilik risiko dapat mengidentifikasi, menganalisa, mengevaluasi dan mampu mengelola risiko. Dalam setiap tahapan dapat dilakukan komunikasi dan konsultasi dengan pemangku kepentingan terkait guna mendapatkan respon. Proses monitoring dan review untuk menilai kembali profil risiko yang dihadapai Perseroan.

Tanggung Jawab

Dalam menjalankan manajemen resiko, tentunya ada keterlibatan berbagai departemen yang ada dalam perusahaan, dan tentunya terdapat fungsional yang bertanggung jawab dalam keberlangsungannya.

Icon Tujuan
Dewan Komisaris

melaksanakan tugas pengawasan dan memberikan nasehat kepada Direksi agar sesuai dengan maksud dan tujuan sesuai Anggaran Dasar. Sesuai dengan tugas tersebut, Dewan Komisaris bertanggung jawab atas pengawasan pelaksanaan manajemen risiko.

Icon Tujuan
Komite Audit

bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris untuk pelaksanaan pengawasan proses manajemen risiko dalam Perseroan. Secara berkala Komite Audit menerima laporan dari Direksi atas pelaksanaan kegiatan dan risiko yang terjadi dalam organisasi.

Icon Tujuan
Direksi

Menjalankan tugas sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan sesuai Anggaran Dasar. Direksi bertanggung jawab atas penerapan dan pelaksanaan manajemen risiko dalam organisasi.

Icon Tujuan
Unit Pengendalian Resiko

Unit ini bertanggung jawab untuk merancang dan mengembangkan kerangka kerja manajemen risiko organisasi. Memfasilitasi seluruh lini organisasi untuk memastikan agar aktivitas bisnis yang dilakukan sesuai dengan kerangka kerja pengendalian yang telah ditentukan. Bentuk kegiatan meliputi pengembangan forum manajemen risiko, sosialisasi manajemen risiko, dan melakukan review pelaksanaan sosialisasi pada seluruh lini organisasi

Icon Tujuan
Risk Owner

Seluruh level manager di semua tingkatan organisasi bertanggung jawab untuk mengelola risiko, dan memastikan pengelolaan risiko telah dilakukan oleh seluruh karyawan dalam lingkup departemen.

Icon Tujuan
Audit Internal

Fungsi internal audit untuk memastikan pelaksanaan manajemen risiko telah dilakukan oleh seluruh lini organisasi. Tugas dan tanggung jawab audit internal untuk menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian internal dan memastikan manajemen risiko telah sesuai dengan tujuan Perseroan. Audit Internal membantu fungsi pengawasan Komite Audit dan juga menyampaikan laporan hasil evaluasi pelaksanaan pengendalian dan manajemen risiko kepada Dewan Komisaris dan Presiden Direktur.

Icon Tujuan
Audit Eksternal

Fungsi Audit Eksternal untuk melakukan review dan memastikan bahwa pelaksanaan manajemen risiko yang telah dilakukan oleh manajemen Perseroan telah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Audit Eksternal bertanggung jawab kepada seluruh pemangku kepentingan.